Contoh Penggunaan Akkusativ dan Dativ dalam Kalimat Bahasa Jerman

Contoh Penggunaan Akkusativ dan Dativ dalam Kalimat Bahasa Jerman

Contoh Penggunaan Akkusativ dan Dativ dalam Kalimat Bahasa Jerman

Tulisan ini adalah kelanjutan dari tulisan saya sebelumnya. Perbedaan Akkusativ dan Dativ, bagi Anda yang belum membacanya saya harap Anda bisa membaca terlebih dahulu sebelum Anda membaca tulisan saya mengenai Contoh Penggunaan Akkusativ dan Dativ dalam Kalimat Bahasa Jerman đŸ™‚

Ada banyak cara untuk membedakan sebuah kasus Akkusativ / Dativ dalam sebuah kalimat, jika merujuk pada tulisan saya yang sebelumnya, maka bisa dibedakan dengan 2 cara yang paling umum, yakni dengan melihat kata kerjanya atau dengan melihat Praposition (Kata Depan) nya. Pada kesempatan kali ini saya tidak akan membahas hal itu dan saya harap Anda sudah faham dengan tulisan saya yang sebelumnya mengenai hal tersebut.

Sedangkan mengenai penggunaan Akkusativ atau Dativ dalam sebuah Kalimat Bahasa Jerman bisa ditempatkan dalam : Personal Pronomen, Possessiv Artikel dan Artikel itu sendiri. Seperti mengenai hal ini saya belum membuat bahasannya. Insya Allah pada tulisan mendatang saya akan coba buat tulisan mengenai hal ini

Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba membahas melalui penggunaan langsung pada contohnya. Silahkan Anda simak dan Anda tentukan di akhir, tergolong dalam kasus Akkusativ atau Dativ kah Kalimat Bahasa Jerman yang saya buat ?

Untuk mempersingkat waktu langsung saja yuk kita sama-sama lihat contohnya :

Contoh kalimat :

  1. Koennen Sie mir helfen beim Umzug ?
    Penjelasan : Kalimat ini menggunakan Dativ dalam Personal Pronomen “mir=saya”, karena menggunakan kata kerja (Verben) mit Dativ yakni ” helfen”
  2. Anita geht ins Kino mit den Freunden am Wochenende
    Penjelasan : Kalimat tersebut mengandung Dativ dengan menggunakan Praposition (kata depan) “mit”, dimana semua kata yang menggunakan Praposition “mit” maka harus dikenakan Dativ
  3. Das Essen schmeckt mir ganz gut
    Penjelasan : Pada kalimat ini juga menggunakan Dativ, karena terkena kata kerja Dativ, yakni ” schmecken”, so semua kata setelah schmecken maka harus dikenakan kasus Dativ
  4. Nach der Schule mochte ich schwimmen
    Penjelasan : kalimat ini menggunakan Dativ, karena sebelumnya didahului oleh Praposition mit Dativ

Sekedar mengulang sekaligus mengingatkan kita mengenai apa-apa saja kata kerja dan Prapositionen yang terkena kasus Dativ yuk sama-sama kiata ulas kembali

  • Verben mit Dativ : helfen, danken, gratulieren, schmecken, antworten, passen, gefallen, gehoeren (untuk level A1)
  • Prapositionen mit Dativ : aus,a bei, mit, nach, seit, von, zu, ausser

Demikian sampai disini contoh yang saya berikan mengenai Pengguanaan Dativ dalam Kalimat Bahasa Jerman. Masih adakah pertanyaan ? Jangan sungkan untuk meninggalkannya di kolom komentar di bawah aya đŸ™‚

Ok lanjut untuk pembahasan mengenai Akkusativ. Yuk langsung saja kita lihat dalam contoh kalimat di bawah ini :

  1. Ich liebe dich nicht
    Penjelasan : Ini adalah sebuah kalimat simple yang sangat sering terdengar di telinga kita :-). Ya Ich liebe dich (saya suka kamu)adalah kalimat pamungkas yang pasti ditanyakan ketika Belajar Bahasa Jerman đŸ™‚, tetapi pada kesempatan kali ini saya tambahkan kata “nicht”, yang artinya “Saya tidak suka kamu” hehe. Jadi ngelantur… Yuk kita kembali ke pembahasan mengenai Akkusativ. Pada kalimata tersebut kata “dich” dikenakan kasus Akkusativ, mengapa ? Kata kata kerja lieben = mencintai tergolong kata kerja Akkusativ, maka objek setelahnya dikenakan kasus Akkusativ
  2. Hier ist ein Auto fuer meinen Vater
    Penjelasan : Kalimat tersebut menggunakan Kasus Akkusativ, karena ” Fuer” adalah Praposition (kata depan) yang harus mengguanakan Kasus Akkusativ. Oleh karena itu kalimat ini harus menggunakan Akkusativ
  3. Am Wochenende besuche ich meine Mutter in BerlinPenjelasan : Kata kerja “besuchen = mengunjungi” juga dikenakan kasus Akkusativ, jadi penggunaan kalimat ini harus dengan Akkusativ
  4. Ohne dich kann ich nicht leben (tanpamu aku tidak bisa hidup)
    Penjelasan : Kalimat ini menggunakan Praposition “ohne=tanpa”, dimana Praposition “ohne” adalah tergolong Praposition Akkusativ, jadi kalimat ini harus menggunakan kasus Akkusativ

Kesimpulan yang bisa diambil untuk menggunakan Kasus Akkusativ dalam sebuah kalimat juga bisa dibedakan dengan melihat :

  • Verben mit Akkusativ, ist die meistens Verben auf Deutsch (Sebagian besar kata kerja dalam Bahasa Jerman dikenakan kasus Akkusativ)
  • Praposition mit Akkusativ : durch, fuer, gegen, ohne, um

Demikian penjelasan yang dapat saya berikan melengkapi tulisan saya terdahulu mengenai Cara Membedakan Akkusativ dan Dativ, dan sekarang saya berikan contohnya untuk lebih memahami penjelasan tersebut.

Masih bingung dan mau bertanya ? Yuk jangan sungkan silahkan tingagalkan komentar di bawah ini đŸ™‚

14 Comments

  1. Hallo Jacke,

    Thank you for visiting my blog, but sorry my english is not good. Yes I own write this based on my knowledge so far.

    Regards

  2. Terima kasih banyak, bahasa yang digunakan mudah dimengerti jadi tugas saya lancarrr yuhu keep posting yaa ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *