Faktor Penyebab Kegagalan Ujian Bahasa Jerman di Goethe Institut

Faktor Penyebab Kegagalan Ujian Bahasa Jerman di Goethe Institut

Faktor Penyebab Kegagalan Ujian Bahasa Jerman di Goethe Institut

Menyambung tulisan saya kemarin mengenai Penyebab Kegagalan Ujian Bahasa Jerman , maka saya akan coba uraikan Faktor-Faktor Penyebab Kegagalan Ujian Bahasa Jerman di Goethe Institut. Apa saja yang harus dipersiapkan sebelum mulai belajar, kualifikasi seperti apa agar bisa lulus dan terakhir kenapa bisa ada yang sampai gagal Ujian Bahasa Jerman di Goethe Institut. Tulisan ini adalah berdasarkan pengalaman saya mengajar mulai tahun 2006/2007, saya harap berguna bagi Anda sekalian yang mau mengambil Ujian Bahasa Jerman khususnya A1 di Goethe Institut dan dapat Anda ambil hikmahnya / pelajaran dari para peserta saya yang tidak lulus ujian ini.

Pada tulisan saya sebelumnya saya katakan dengan JUJUR, bahwa memang ada murid saya yang akhirnya gagal lulus Ujian Bahasa Jerman. Ya saya sangat sportif bahwa memang ada beberapa yang gagal. Tetapiiiiii jika dibandingkan dengan puluhan murid saya yang sudah bisa tinggal di Jerman itu hanyalah dibawah 5% dari murid saya yang gagal. Yang menikmati udara Jerman, Eropa, menikmati salju dan musim panas di Jerman amat sangat jauh lebih banyak dibandingkan dengan yang gagal. Oleh karena itu saya buat tulisan ini sekaligus saya usahakan menjadikan pembalajaran bagi para calon pembelajar bahasa jerman yang akan mengambil Ujian Bahasa Jerman di Goethe Institut.

Dengan tidak mengurangi rasa hormat saya, maka saya tidak akan menyebutkan nama, tetapi saya hanya akan menyebutkan profil mereka dan alasan yang saya rasakan kenapa mereka akhirnya bisa tidak lulus ujian di Goethe Intitut :

  1. Seorang wanita berusia di atas 30 tahun, tinggal di daerah Jogjakarta dengan latar belakang pendidikan terakhir SMP. Ia gagal pada ujian pertama kali, mengulang dan  akhirnya bisa lulus pada ujian bulan berikutnya. So Faktor pertama dan utama jika Anda mau lulus dari Goethe Institut dengan waktu belajar yang relatif singkat adalah Faktor USIA dan PENDIDIKAN TERAKHIR. Ini pula yang saat ini menjadi patokan saya sebelum menerima murid. Usia dan Pendidikan Terakhir menjadi bahan pertimbangan saya yang paling besar sebelum akhirnya mengambil murid
  2. Mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta, usia kurang lebih 22 tahun. Faktor yang menyebabkan kegagalan pada ujian adalah waktu belajar/durasi belajar yang kurang, sehingga persiapan yang dilakukan tidak maksimal, maka dari itu faktor lainnya adalah FREE dalam artian tidak sedang bekerja / kuliah, karena materi yang akan saya sampaikan amat sangat Super Intensif yang jika dibarengi dengan waktu kuliah / bekerja maka agak kurang maksimal. Walalupun banyak pula yang kursus sambil kerja dan lulus, tetapi waktu yang dibutuhkan rata-rata 2 bulan, dan tidak bisa untuk mengambil paket kursus 1 bulan.
  3. Pelajar SMA yang sudah lulus dan ingin melanjutkan Studi S1 di Jerman. Kenapa ia bisa gagal jawabannya adalah karena Orang Tua nya yang ingin Ia melanjutkan Studi di Jerman, jadi faktor ketiga adalah MINAT / KEMAUAN, jika memang ternyata minat/kemauan bukan dari ia sendiri maka hal yang sulit bagi saya selaku pengajar untuk membantunya lulus ujian di Goethe Institut. Minat / Kemauan belajar ini sangat mudah untuk dilihat, jika ternyata dari tiap hari saya memberikan soal / PR kepadanya, jika ia memiliki Minat /Kemauan yang kuat maka ia akan dengan senang hati mengerjakan nya, tetapi jika ia tidak mengerjakannya, maka bisa dipastikan Minat / Kemauannya kurang
  4. Seorang wanita berusia 28 tahun tinggal di daerah Indonesia bagian Timur dengan pendidikan terakhir SMA. Berdasarkan penglaman dan kesimpulan saya, bahwa Latar belakang Tempat Tinggal dan Kemauan untuk belajar / Menghafal. Ini adalah murni berdasarkan pengalaman saya, bahwa Anda yang tinggal di kota besar akan lebih mudah dan lebih cepat menerima pelajaran di bandingkan dengan Anda yang tinggal jauh dari kota besar, dan ini memang faktor yang tidak bisa dibohongi bahwa orang yang tinggal di kota besar akan lebih berfikir, karena kerasnya hidup di kota besar, dibandingkan dengan orang yang tidak tinggal di kota besar, karena memang biasanya alam menawarkan sesuatu yang lebih untuk orang yang tinggal disana.

Demikianlah sedikit tulisan saya yang saya ambil berdasarkan pengalaman saya selama mengajar Kursus Bahasa Jerman Super Intensif Persiapan Ujian A1 di Goethe Institut. Tentunya ini tidak bisa dijadikan patokan, karena banyak pula murid saya yang tidak tinggal di kota besar dan akhirnya bisa lulus Ujian Bahasa Jerman A1, semua tetap kembali kepada yang bersangkutan.

Saya hanya menuliskan ini sekedar memberikan gambaran, bagaimana jika Anda ingin berhasil Ujian Bahasa Jerman di Goethe Institut. Jika Anda membutuhkan bantuan kami untuk Persiapan Ujian A1 di Goethe dalam waktu singkat jangan sungkan untuk menghubungi kami di 085245514056 / 08875324274 atau Pin BB 3304397F

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *