Membuat Kalimat Menggunakan Reflexive Verben Dalam Bahasa Jerman (Kata Kerja Transitif)

Nah kali ini saya akan membahas mengenai Reflexive Verben, yakni kata kerja yang digunakan untuk melakukan sesuatu terhadap diri sendiri. Dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai kata kerja transitif. Cara mengetahui apakah kata kerja yang kalian gunakan itu adalah Reflexive Verben atau tidak bisa kalian lihat pada kamus. Tandanya adalah ada kata “sich” setelah itu diikuti verb-nya. Bagaimana cara menggunakannya ? Yuk kita bahas langsung !

Pertama-tama yang harus kalian ketahui adalah bentuk Reflexivpronomen untuk setiap Personalpronomen dalam bahasa Jerman. Reflexivpronomen hampir mirip dengan Personalpronomen im Akkusativ klik disini, hanya saja terdapat perbedaan pada orang ketiga tunggal dan ketiga jamak.

 

Personalpronomen Reflexivpronomen
ich mich
du dich
er / sie / es sich
wir uns
ihr euch
sie / Sie sich

 

Kalau kalian sudah mengetahui Reflexivpronomennya, selanjutnya mudah aja ! Kalian hanya perlu mengingat Regel (aturan) penggunaan Reflexive Verben dan tentunya jangan lupa untuk dikonjugasi sesuai Subjek yaa ! Bagi yang belum memahami cara  mengkonjugasi kata kerja bisa klik disini. Satu lagi yang harus kalian perhatikan, yaitu ada Reflexive Verben yang punya preposisi tersendiri. Ada yang cuma 1, ada juga yang 2. Contoh : sich interessieren für  dan sich freuen auf / über.

Regel : Subjek + Kata Kerja + Reflexivpronomen ( + Preposisi + Objek) + Keterangan

Contoh :

  1. sich schminken (berdandan)

Ich schminke mich in meinem Schlafzimmer. ( Saya berdandan di dalam kamar tidur saya.)

  1. sich interessieren für (tertarik)

Er interessiert sich für Kultur. ( Dia tertartik terhadap budaya.)

  1. sich freuen auf (menantikan)

Wir freuen uns auf die Ferien im Dezember. ( Kami menantikan liburan dibulan Desember.)

Penjelasan :

Untuk kalimat pertama pola kalimatnya : Subjek + Kata Kerja + Reflexivpronomen + Keterangan . Pada kalimat pertama tidak dibutuhkan preposisi karena tidak dibutuhkan objek tambahan, karena yang didandani adalah dirinya sendiri. Oleh sebab itu cukup dengan menggunakan Reflexivpronomen saja. Fungsi Keterangan (Ortangabe) pada kalimat ini hanya sebagai pelengkap saja, karena tanpa keterangan pun kalimatnya sudah benar.

Untuk pola kalimat No. 2  :  Subjek + Kata Kerja + Reflexivpronomen + Preposisi + Objek . Kalimat kedua membutuhkan Objek karena arti dari “interessieren” adalah “tertarik”. Kalau “tertarik” pasti terhadap sesuatu kan ? Nah “sesuatu” yang dimaksudkan adalah “Kultur”, makanya wajib kalian cantumkan preposisinya, yakni “für”.

Sementara dikalimat No. 3 polanya : Subjek + Kata Kerja + Reflexivpronomen + Preposisi + Objek + Keterangan . Penjelasannya sama seperti kalimat No. 2, yaitu Verb (kata kerja) “freuen” = “menantikan” , menantikan apa ? Menantikan “Ferien”. Nah bedanya pada kalimat ketiga ini ada Keterangan (Zeitangabe) untuk mengetahui waktu “Ferien” yang dinanti-nantikan yaitu “im Dezember”. Sama seperti kalimat No. 1, fungsi Keterangan pada kalimat ini hanya sebagai pelengkap saja.

Sampai disini ada pertanyaan ? Jika kalian belum memahaminya, silahkan komen di bawah yaa ☺

Sekian dulu mengenai Reflexive Verben, selanjutnya saya akan memposting soal-soal mengenai Reflexive Verben dan kalian bisa mengerjakannya. Kemudian akan saya koreksi jawabannya. Jadi jangan sampai ketinggalan yaa ! Semoga apa yang saya jelaskan hari ini dapat membantu kalian dalam belajar bahasa Jerman. Jangan lupa dishare yaa ! Vielen Dank und bis bald !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *