Membuat Kalimat Sederhana dalam Bahasa Jerman

Membuat Kalimat Sederhana dalam Bahasa Jerman

Membuat Kalimat dalam Bahasa Jerman

Anda yang tengah Belajar Bahasa Jerman tentunya pernah membuat Kalimat Bahasa Jerman, lalu Anda bertanya apakah kalimat yang saya tulis ini benar / bagaimanakah aturan yang mudah dalam membuat sebuah Kalimat dalam Bahasa Jerman ? Berikut saya akan berikan Panduan Singkat Bagaimana Membuat Sebuah Kalimat Sederhana dalam Bahasa Jerman.

Dalam Bahasa Jerman untuk level A1 terdapat 3 macam Kalimat dalam Bahasa Jerman (tercantun dalam Pelajaran Bahasa Jerman buku Studio A1 Einheit 3), yakni

  1. W-Frage : W-Frage adalah Kalimat dalam Bahasa Jerman yang didahului dengan kata W-Frage (Kata Tanya), berikut adalah penjelasan atau yang tergolong W-Frage :
    • Was (Apa) : digunakan untuk menanyakan benda baik sebagai Subjek atau Objek
    • Wer (Siapa) : digunakan untuk menanyakan Person (Orang) sebagai Subjek
    • Wen (Siapa) : digunakan untuk menanyakan Person (Orang) sebagai Objek Akkusativ
    • Wem (Siapa) : digunakan untuk menanyakan Person (Orang) sebagai Objek Dativ
    • Wie (Bagaimana) : digunakan untuk menanyakan situasi / keadaan
    • Wo (Dimana) : digunakan untuk menanyakan letak tempat / lokasi
    • Woher (darimana) : digunakan untuk menanyakan asal
    • Welche + Nomen (Yang Mana) : digunakan untuk menanyakan pilihan atas benda yang ditanyakan
    • Wie viel + Nomen : digunakan untuk menanyakan jumlah benda yang ditanyakan
    • Wie lange (Berapa lama) : digunakan untuk menanyakan berapa lama waktu yang dibutuhkan
    • Wie viel kostet (berapa harga) : digunakan untuk menanyakan berapa harga benda yang ditanyakan
  2. Aussagesatz (Kalimat Pernyataan) : Ini adalah bentuk kalimat umum yang digunakan dalam Bahasa Jerman, baik berbentuk positif maupun negatif
  3. Satzfrage (Kalimat Tanya) : digunakan untuk bertanya juga, hampir mirip dengan W-Frage, hanya perbedaannya adalah jika W-Frage menggunakan W-Frage (Kata Tanya), sedangkan Satzfrage menggunakanVerben (Kata Tanya) dalam membentuk kalimat nya

Sampai disini ada pertanyaan mengenai definisi dan penjelasan masing-masing kalimat di atas ? Sudah kah mengetahui perbedaan W-Frage. Aussagesatz dan Satzfrage ?. Jika sudah kita lanjut ke pembahasan contoh kalimat-kalimat tersebut :

COntoh Kalimat Bahasa Jerman :

  1. W-Frage : berikut adalah contoh dan jawaban langsung : (Wie heissen Sie ? Ich heisse Anita), (Wo wohnen Sie ? Ich wohne in Depok), (Woher kommen Sie ? Ich komme aus Jakarta)
    Penjelasan : Pada kalimat W-Frage bentuknya adalah sebagai berikut :
    W-Frage (Position 1) –> Verben (Pos 2) –> Subjek (Pos 3)
  2. Aussagesatz : dibedakan menjadi 2 macam
    Positif (+) : Peter kauft einen Computer im SupermarktNegatif (-) : Maria geht nicht ins Buero
    Penjelasan : Pada kalimat Aussagesatz bentuknya adalah sebagai berikut :
    Subjek (Pos 1) –> Verben (Pos 2) –> Objek (Pos 3)
    Penambahan Objek atau Keterangan adalah sifatnya tambahan dan tidak wajib. Jadi hanya diwajibkan Subjek + Verben untuk membentuk sebuah kalimat Aussagesatz (Kalimat Pernyataan)
  3. Satzfrage (Kalimat Tanya). Sudah saya sebutkan diatas perbedaan antara W-Frage dan Satzfrage adalah : Jika W-Frage menggunakan Kata Tanya yang di awali dengan W, sedangkan untuk Satzfrage pembentukan Kalimat Tanyanya adalah dengan menggunakan Verben / Kata Kerja, contohnya :
    – Haben Sie ein Auto ? Ja, ich habe ein Auto- Trinken Sie Wein ? Nein, ich trinke keinen Wein
    Penjelasan : Kalimat Tanya dengan Satzfrage membutuhkan jawaban Ja / Nein (Ya / Tidak) terlebih dahulu dalam menjawabnya, sedangkan untuk W-Frage bisa langsung di jawab dengan kalimat Aussagesatz
    Verben (Pos 1) –> Subjek (Pos 2) –> Objek (Pos 3)

Demikian penjelasan Membuat Kalimat Sederhana dalam Bahasa Jerman. Apakah masih ada pertanyaan ? Jika ada pertanyaan jangan sungkan untuk menuliskan komentar di bawah ini ya. Insya Allah saya akan menjawabnya.

Selamat Belajar ! Viel Spass

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *