Membuat kalimat sederhana dalam Bahasa Jerman

Membuat kalimat sederhana dalam Bahasa Jerman

Membuat kalimat sederhana dalam Bahasa Jerman

Bagaimana membuat kalimat sederhana dalam Bahasa Jerman ? Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba membahasnya.

Bagaimana membuat kalimat sederhana dalam Bahasa Jerman sebenarnya tidaklah sulit seperti yang Anda bayangkan. Pada dasarnya kalimat dalam Bahasa Jerman memiliki susunan

Subjek + Verb + Objek + Angabe

Kalimat dalam Bahasa Jerman kurang lebih sama dengan kalimat dalam Bahasa Indonesia, yakni membutuhkan Subjek, Kata Kerja, Objek dan Keterangan. Berikut akan saya contohkan bagaimana cara membuat kalimat dalam Bahasa Jerman

  1. Ich wohne in Jakarta seit 2006
  2. Anita kommt aus Deutschland
  3. Wann hast du Geburstag ?

Contoh di atas adalah bentuk sederhana kalimat bahasa Jerman yang terdiri dari minimal Subjek dan kata Kerja. Saya yakin Anda mampu membuatnya bukan ? Point utama yang harus Anda perhatikan jika Membuat Kalimat Bahasa Jerman yakni hanya Subjek dan Verb (Kata Kerja), karena 2 hal ini adalah 2 hal wajib yang harus Anda gunakan dalam membuat sebuah kalimat

Sekarang untuk pengenalan dasar saya akan memberikan 3 macam kalimat dasar yang pelajari untuk level dasar , yakni :

  1. W-Frage (Kata Tanya) : kalimat ini dibentuk dan di awali dengan penggunaan kata tanya dalam Bahasa Jerman. Ini akan saya bahas khusus di tulisan saya yang akan datang
  2. Aussagesatz (Kalimat Pernyataan) : Kalimat Pernyataan adalah sebuah kalimat yang menyatakan kegiatan / melakukan sesuatu, baik yang sifatnya positif atau negatif
  3. Satzfrage (Kalimat Tanya) : Satzfrage adalah kalimat tanya. Perbedaan dengan W-Frage adalah pada Satzfrage kata tanya yang digunakan adalah langsung menggunakan Kata Tanya / Verben dari kalimat yang bersangkutan

Untuk lebih jelas kita coba bahas masing-masing kalimat dalam contoh-contoh di bawah ini :

  1. W- Frage : W-Frage adalah kalimat yang di awali dengan kata-kata tanya dalam Bahasa Jerman, misalnya (wie, wo, was, woher, warum, wohin, welche, wie viel, dll). Pembentukannya adalah dengan menggunakan W-Frage di awal kalimat, disambung dengan Verben / Kata Kerja yang telah dikonjugasikan dan terakhir adalah diikuti dengan Subjek kalimat tersebut. Sebagai contoh :
    1. Wie heissen Sie ?
    2. Wo wohnen Sie ?
    3. Woher kommen Sie ?
    4. Was kaufen Sie ?
    5. Wie viel kostet das Auto ?
  2. Aussagesatz adalah kalimat pernyataan yang biasanya mengungkapkan apa yang dilakukan seseorang, baik yang bersifat positif atau negatif. Pembentukan sederhananya adalah Subj + verb + Obj + Ang, sebagai contoh :
    1. Meine Mutter kommt aus Indonesien
    2. Andi geht mit den Freunden ins Kino am Wochenende
    3. Ich komme nicht heute Morgen
    4. Ich trinke keinen Wein
  3. Satzfrage atau kalimat tanya adalah kalimat yang menanyakan sesuatu kepada seseorang dengan di awali oleh verben (kata kerja), sebagai contoh :
    1. Hast du einen Bruder oder eine Schwester ?
    2. Fliegen Sie nach Deutschland naechstes Jahr ?
    3. Schreiben Sie einen Satz fuer die Familie ?

Bagaimana cukup jelas ? Ada perbedaan sedikit mengenai W-Frage dan Satzfrage, yakni dilihat dari jawabannya. Jika W-Frage maka jawabannya adalah kalimat lengkap, sedangkan untuk Satzfrage jawabannya adalah diawali dengan (Ja / Nein , Ya / Tidak) terlebih dahulu. Agar lebih jelas kita masuk ke kalimat di bawah

  • Wo wohnen Sie ? Ich wohne in Jakarta (W-Frage)
  • Was kaufen Sie im Supermarkt ? Ich kaufe einen Computer (W-Frage)
  • Haben Sie ein Auto ? Ja, ich habe ein Auto (Satzfrage)
  • Schreiben Sie einen Brief fuer die Familie ? Nein, ich schreibe einen Satz fuer meine Freundin (Satzfrage)

Dari contoh di atas dapat dilihat lebih jelas, bahwa untuk contoh kalimat Satzfrage maka jawabannya adalah dengan menggunakan Ja / Nein terlebih dahulu baru digunakan kalimat lengkap. Ada pertanyaan sampai disini ?

Demikian sedikit tulisan saya mengenai Cara Membuat kalimat Sederhana dalam Bahasa Jerman dan Bentuk Kalimat Sederhana yang bisa Anda praktekkan

Klik SHARE jika Anda rasa tulisan ini bermanfaat untuk yang lain

Terima Kasih

herr ayunk

2 Comments

  1. lebih baik menggunakan umlaut seperti für bukannya fuer, memang artinya sama. tapi untuk pemula,lebih baik diperkenalkan mengenai umlaut dalam bahasa jerman ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *