Perbedaan Perfekt & Prateritum dalam Bahasa Jerman (lanjutan)

Perbedaan Perfekt & Prateritum dalam Bahasa Jerman (lanjutan)

Perbedaan Perfekt dan Prateritum dalam Bahasa Jerman (lanjutan)

Tulisan ini adalah kelanjutan atau pembahasan lebih dalam dari tulisan saya sebelumnya mengenai Perfekt & Prateritum dalam Bahasa Jerman, bagi Anda yang belum membaca nya saya persilahkan untuk membacanya terlebih dahulu agar bisa memahami apa yang akan saya tulis ini.

Pada tulisan saya yang sebelumnya saya sampaikan mengenai Perbedaan antara Perfekt & Prateritum – maka saya tidak akan jelaskan lagi ya, saat ini saya hanya akan memberikan contoh lebih dalam mengenai hal tersebut dan rasa harap bisa membuat pemahaman Anda tentang perbedaan nya menjadi semakin jelas dan semakin faham.

Agar Anda lebih memahami saya akan jelaskan perbedaan mendasar antara keduanya, yakni dari pembentukan kalimatnya

Perfekt : Subjek + Hilfsverb (haben/sein) + Objek + Angabe + Partizip Perfekt, sedangkan Prateritum : Subjek + Verben + Objek + Angabe

Penjelasan : Pada Perfekt diperlukan 2 bagian untuk membuat kalimat, yakni “Hilfsverb (Kata Kerja Bantu) dan Partizip Perfekt”, sedangkan untuk pembentukan Prateritum hanya menggunakan “Verben” saja yang telah diubah bentuknya menjadi bentuk Prateritum. Contoh mengenai “Partizip Perfekt” dan “Verben dalam Prateritum” saya akan coba berikan contohnya secara singkat

Untuk mempermudah Anda saya akan coba jelaskan disini dengan urutan : Praesens – Prateritum – Perfekt

  • Praesens adalah kalimat normal atau kalimat saat ini yang banyak kita gunakan
  • Prateritum adalah bentuk perubahan kata kerja sesuai dengan bentuk Prateritum nya
  • Perfekt adalah bentuk perubahan kata kerja Perfekt dilengkapi dengan pilihan Hilfsverb dan bentuk Partizip Perfekt nya

Berikut adalah Daftar Bentuk Perubahan Kata Kerja sebagai contohnya

(ist – war – ist gewesen), (hat – hatte – hat gehabt), (geht – ging – ist gegangen), (wonht – wohnte – hat gewohnt), (kommt – kam – ist gekommen), (schreibt – schrieb – hat geschrieben), (schlaeft – schlief – hat geschlafen), (trinkt – trank – hat getrunken), (spielt – spielte – hat gespielt)

Anda bisa mendownload daftar lengkapnya disini : Daftar List Kata Kerja Bentuk Lampau

Untuk lebih memahami saya berikan contohnya dengan urutan yang sama seperti di atas yakni “Praesens – Prateritum – Perfekt”

  1. “sein” : (Ich bin Lehrer), (Ich war Lehrer), (Ich bin Lehrer gewesen)
  2. haben” :(Andi hat ein Auto), (Andi hatte ein Auto), (Andi hat ein Auto gehabt)
  3. “gehen” : (Anita geht ins Supermarkt), (Anita ging ins Supermarkt), (Anita ist ins Supermarkt gegangen)
  4. “wohnen” : (Meine Mutter wohnt in Frankfurt), (Meine Mutter wohnte in Frankfurt), (Meine Mutter hat in Frankfurt gewohnt)
  5. “kommen”: (Wann kommt der Zug ?), (Wann kam der Zug ?), (Wann ist der Zug gekommen?)
  6. “schreiben” : (Berliana schreibt einen Brief), (Berliana schrieb einen Brief), (Berliana hat einen Brief geschrieben)
  7. “schlafen” : (Wann schlaefst du ?), (Wann schliefst du ?), (Wann hast du geschlafen ?)

Penjelasan singkatnya adalah sebagai berikut, saya coba ambil contoh kalimat no 6 dengan kata kerja “schreiben”.

Praesens adalah kalimat normal maka “Berliana schreibt einen Brief” (kata kerja schreiben dikonjugasikan normal mengikuti Personal Pronomennya). Sedangkan untuk bentuk Prateritumnya menjadi “Berliana schrieb einen Brief” (kata kerja “schreiben” langsung di ubah bentuknya menjadi “schrieb”, karena perubahan kata kerja schreiben = schrieben dalam bentuk Prateritumnya), dan yang terakhir kalimat Perfekt menjadi “Berliana hat einen Brief geschrieben (pada kalimat ini sesuai dengan bentuk perubahan Perfekt membutuhkan “Hifsverb (kata kerja bantu) dan Partizip Perfekt, dan bentuk dari “schreiben = hat geschrieben”, maka kalimatnya menjadi “Berliana hat einen Brief geschrieben”. Dan ini berlaku untuk seluruh contoh yang saya berikan serta berlaku pula untuk aturan dengan kata kerja lainnya.

Sampai disini ada pertanyaan ? Penjelasan secara garis besarnya adalah seperti yang saya sampaikan, mengenai bentuk aturan / perubahan kata kerjanya menjadi seperti apa saja, silahkan Anda hafalkan sendiri dari link download yang saya berikan tadi.

Untuk mengetahui pemahaman Anda semua, silahkan isi soal di bawah ini yang saya berikan :

B. Hilfsverben. Welches Hilfsverb ist richtig? Füllen Sie die Lücken mit Formen von haben oder sein ein.

1. Mutti ________________ mich nicht gesehen.
2. Gestern ________________ wir nicht zum Unterricht gegangen.
3. Wir ________________ unsere Freunde im Café getroffen.
4. Um wie viel Uhr ________________ das Konzert begonnen?
5. Jens ________________ oft nach Afrika gereist.

C. Ein Brief. Birgit schreibt einen Brief an ihre Schwester. Füllen Sie die Lücken mit den richtigen Hilfsverben (haben oder sein) und den richtigen Partizipien ein. (This may be hard — it mixes up strong and weak verbs as well as haben and sein, so take your time and think things through!)

Liebe Renate:

Hallo, Schwester! Ich _____________ einen Mann _______________________ (finden)! Er heißt Boris und ist sehr nett. Letzen Donnerstag _____________ er mich _______________________ (sehen); wir _____________ uns bei einem Café _______________________ (treffen). Ich _____________ fast zu spät _______________________ (sein): ich _____________ zu lange _______________________ (schlafen). Aber er war so süß, er _____________ mir Blumen _______________________ (mitbringen). Dann waren wir in einem Restaurant und _____________ italienisches Essen _______________________ (essen). Für zwei Stunden _____________ wir in dem Restaurant _______________________ (bleiben), und wir _____________ auch eine ganze Flasche Wein _______________________ (trinken)! Er _____________ über seine Familie _______________________ (sprechen). Seine Mutter _____________ ein Buch über die Beatles _______________________ (schreiben), was ich sehr interessant finde! _____________ du vielleicht im Radio das neue Lied von Ringo Starr

Silahkan dijawab yaaa …

2 Comments

    1. Dear Anty,

      Pada prinsipnya “Perfekt dan Prateritum” digunakan untuk menyebutkan “Vergangenheit (bentuk lampau)”. Perbedaan menurut grammatik sebenarnya “Perfekt (Sprechen) und Prateritum (Schreiben)”, tetapi tidak jarang pula kita menulis dengan “Perfekt”.

      Prateritum digunakan biasanya untuk berita / cerita / naskah sejarah / cerita dongeng yang menunjukkan bentuk lampau, sedangkan untuk percakapan sehari hari yang lampau digunakan Perfekt

      Pernegcualian untuk kata kerja “sein & haben”, bentuk lampaunya kebanyakan menggunakan Prateritum baik dalam berbicara / menulis.

      Mudah-mudahan membantu 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *